Ambon, 20 Februari 2024. Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen (FIPK) IAKN Ambon sukses menggelar Kuliah Umum dengan tema “Studi Tentang Sistem Pendidikan Kreatif di Israel dan Implementasinya bagi Pengembangan Bakat dan Kreativitas.” Kegiatan ini menjadi bagian dari kerjasama internasional antara IAKN Ambon dan mitra dari Korea Selatan, serta menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung visi dan misi FIPK dalam mengembangkan pendidikan yang berkualitas.
Kuliah Umum yang berlangsung di Auditorium IAKN Ambon ini dihadiri oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, serta staf FIPK. Narasumber utama, Pdt. Kim Hyeong Su, Ph.D, yang berasal dari Korea Selatan, memaparkan berbagai inovasi dan pendekatan dalam pendidikan kreatif yang diterapkan di Israel. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia, khususnya dalam menciptakan generasi yang berbakat dan kreatif di tengah globalisasi.
Sejak persiapan hingga pelaksanaan, kegiatan ini berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara panitia, narasumber, dan pihak terkait di FIPK. Panitia memulai persiapan dengan rapat intensif pada tanggal 14 dan 15 Februari 2024, membahas berbagai hal teknis mulai dari tema acara, pemilihan narasumber, hingga pembagian tugas kepada masing-masing panitia. Semua persiapan dilakukan dengan matang untuk memastikan kelancaran acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIT.
Sebagai bagian dari acara, sesi tanya jawab diselenggarakan untuk menggali pemahaman lebih dalam dari peserta. Beberapa pertanyaan menarik yang diajukan mencakup topik-topik penting seperti implementasi nilai-nilai pendidikan untuk pengembangan SDM di Indonesia, pengaruh status ekonomi terhadap pendidikan, serta peran budaya Indonesia dalam memajukan SDM. Narasumber memberikan tanggapan yang komprehensif, yang menggarisbawahi pentingnya pendidikan berbasis karakter, keterampilan soft skills, dan multikulturalisme untuk meningkatkan kualitas SDM di Indonesia.
Dukungan penuh dari IAKN Ambon dan Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen menjadi faktor penting keberhasilan kegiatan ini. Tidak hanya sebagai sarana transfer pengetahuan, kuliah umum ini juga membuka peluang bagi FIPK untuk memperluas kerjasama internasional dan menjalin hubungan yang lebih erat dengan para ahli pendidikan global.
Kegiatan ini menjadi langkah penting bagi FIPK IAKN Ambon dalam mencapai tujuannya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung pengembangan SDM yang berkualitas dan berkompeten, sesuai dengan tuntutan zaman.












